TANJUNGPINANG - Kemeriahan tak terbendung mewarnai Opening Ceremony Kepri International Art & Culture di kawasan ikonik Gurindam 12, Tanjungpinang. Acara yang berlangsung epik ini bukan sekadar perhelatan seni dan budaya, namun juga menjadi panggung bersejarah peluncuran film animasi edukatif Raja Ali Haji dan Calendar of Events Pariwisata Kepri 2026 yang ambisius. Ribuan masyarakat tumpah ruah, menciptakan lautan manusia yang penuh semangat, membuktikan betapa event ini telah menjadi magnet budaya.

Pesta budaya dimulai dengan arak-arakan pawai yang memikat, menunjukkan kekayaan warisan Kepulauan Riau dan Nusantara. Pertunjukan Marching Band Tunas Gurindam Corp Wardah Kepri yang kompak dan atraktif menjadi pembuka yang memompa semangat.

Disusul oleh parade Bendera Negara Serumpun, Lambang Provinsi, Kabupaten/Kota se-Kepri, hingga iring-iringan Sepeda Onthel dan motor klasik. Yang paling menarik perhatian adalah perpaduan budaya lintas etnis yang ditampilkan: Reog Ponorogo, Kuda Lumping, Sisingaan, Barongsai, hingga Topeng Makyong. Rute parade dari Taman Gurindam 12 menuju Gedung LAM Kepri disambut antusiasme dan tepuk tangan meriah ribuan penonton.

Kehadiran massa sungguh luar biasa, tidak hanya dari Tanjungpinang, Bintan, Batam, Karimun, dan Lingga, namun juga banyak penonton yang berasal dari negeri Jiran Malaysia. Hal ini menguatkan posisi Kepri sebagai simpul budaya Melayu Serumpun.

Upacara pembukaan diawali dengan pemutaran Bumper Gurindam 12 gubahan Raja Ali Haji, menampilkan kedua belas pasal karya sastra fenomenal dan abadi tersebut. Suasana makin sakral saat Tari Kolosal Makyong ditampilkan.

Titik fokus acara berlanjut pada pengumuman penting bagi peradaban Melayu: Monumen dan Museum Tugu Bahasa akan dibangun di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Monumen ini merupakan penghormatan atas peran Raja Ali Haji, sang intelektual Kesultanan Riau-Lingga, dan kontribusinya pada Bahasa Melayu, cikal bakal Bahasa Indonesia.

Bersamaan dengan itu, diluncurkan pula Film Animasi Gurindam 12, sebuah proyek kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Infinite Studios Batam. Film yang digagas oleh Gubernur Ansar Ahmad ini merupakan media edukatif modern untuk mengenalkan nilai-nilai Melayu dan sosok pahlawan nasional kepada generasi muda.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya dengan penuh semangat menyatakan, "Peluncuran film animasi Gurindam 12 ini adalah upaya kita melestarikan warisan budaya Melayu dan mengangkatnya dalam bentuk yang lebih modern dan menarik. Kita ingin anak-anak muda kita bangga dan mengenal sosok Raja Ali Haji, serta nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Gurindam 12."

Gebrakan Optimisme: 70 Event Pariwisata Kepri Siap Guncang 2026!
Momen yang tak kalah krusial adalah peluncuran Calendar of Events Pariwisata Unggulan Kepri Tahun 2026. Sebanyak 17 event unggulan diluncurkan malam itu, namun Gubernur Ansar Ahmad optimis menargetkan total 70 Event pariwisata akan digelar sepanjang tahun 2026, yang terbagi dalam kategori: Sport Tourism, Marine, Art & Culture, Kuliner, Music & Fashion, dan Adventure.

Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo (Giring "Nidji"), yang mewakili Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, memberikan apresiasi. "Kepri telah membuktikan diri sebagai motor penggerak kebudayaan dan pariwisata yang inovatif. Inisiatif 70 event dan film animasi Raja Ali Haji ini adalah langkah nyata dalam merawat identitas bangsa, sekaligus menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Kami mendukung penuh optimisme Kepri!"

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menambahkan bahwa upaya ini adalah manifestasi komitmen Pemprov Kepri dalam memperkuat ekonomi kreatif. Hasan menjelaskan, "Ke-70 event ini adalah investasi kita di sektor pariwisata. Kami yakin event-event unggulan seperti Penyengat Heritage Run, Bintan Trihatlon, dan Kepri International Art & Culture akan menjadi daya tarik utama. Target kita jelas: mendatangkan lebih banyak wisatawan, menggerakkan UMKM lokal, dan menjadikan Kepri Top Destination di kawasan ini."

Berikut 17 Event Unggulan 2026 yang Diluncurkan:

  1. Penyengat Heritage Run.
  2. Dragon Boat Race.
  3. Festival Kopi Merdeka & Tanjung Pinang Fest.
  4. Kenduri Seni Melayu.
  5. Bajafash.
  6. Bintan Trihatlon.
  7. Mandiri Bintan Marathon.
  8. Bintan Trekking.
  9. Karimun Marathon.
  10. Tamadun Melayu Lingga.
  11. Natuna Geopark Run.
  12. Festival Padang Melang.
  13. Malay Food Festival.
  14. Nongsa Neptune Regata.
  15. Batam Wonderfood & Art Ramadhan.
  16. Kemilau Nusantara Kepri.
  17. Kepri International Art & Culture.

Wali Band Jadi Magnet, Gurindam 12 Bergemuruh!
Puncak acara dan magnet utama bagi ribuan penonton, yang didominasi oleh anak-anak muda, adalah penampilan energik dari Grup Band Wali. Membawakan kurang lebih 8 lagu hits, termasuk Ada Gajah Dibalik Batu, Yank, Bang Toyib, dan Cari Jodoh, Wali sukses membuat kawasan Gurindam 12 bergemuruh dan benar-benar menjadi lautan manusia.

Kemeriahan mencapai klimaks ketika Wali Band mengajak Wakil Menteri Kebudayaan RI, Gubernur Ansar Ahmad, dan Wakil Gubernur Kepri untuk ikut serta bernyanyi lagu Bang Toyib.

Opening Ceremony Kepri International Art & Culture ditutup dengan Tari Kolosal Dangkong yang riang, mengajak seluruh pejabat dan penonton untuk berjoget bersama. Sebuah penutup yang epik bagi perayaan budaya yang mengundang optimisme akan masa depan pariwisata Kepulauan Riau. (BPras)