Pulau Penyengat – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau menggelar Lomba Permainan Rakyat yang akan berlangsung pada Minggu, 24 Agustus 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, berlokasi di pelataran dan perairan Balai Adat Pulau Penyengat.
Kegiatan ini menampilkan dua atraksi utama, yakni Layang-Layang Exhibition dan Lomba Perahu Jong, yang merupakan permainan tradisional khas masyarakat Kepulauan Riau. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 5.000.000.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, namun juga menjadi bentuk pelestarian budaya. “Permainan rakyat seperti layang-layang dan perahu jong adalah warisan yang telah hidup di tengah masyarakat pesisir sejak lama. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjaga agar tradisi ini tetap diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Gubernur Ansar Ahmad.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata Pulau Penyengat. “Pulau Penyengat bukan hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan budaya masyarakat Kepri. Lomba permainan rakyat ini diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ungkap Hasan.
Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat mengundang partisipasi masyarakat dari berbagai daerah. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi Sdr. Abdullah di nomor 0822-8521-1644.
Tentang Permainan Rakyat di Kepri
Layang-layang dan perahu jong merupakan permainan tradisional yang telah mengakar di kehidupan masyarakat Kepulauan Riau. Perahu jong, khususnya, dikenal sebagai replika kapal layar tradisional yang dilombakan di perairan dengan memanfaatkan kekuatan angin, sementara layang-layang menjadi simbol kegembiraan dan kreativitas masyarakat.
Mari rayakan kemerdekaan dengan semangat persatuan dan pelestarian budaya di Pulau Penyengat! (BP)

