Batam — Langkah inovatif diambil Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dalam mengangkat warisan budaya Melayu ke panggung digital. Pada hari Jumat, 1 Agustus 2025, jajaran Dispar Kepri melakukan kunjungan kerja ke Nongsa Digital Park, Batam, guna membahas rencana kolaborasi dalam pembuatan film animasi bertema “Gurindam Dua Belas”, karya sastra legendaris Raja Ali Haji. 

 

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, didampingi oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif. Rombongan diterima dengan hangat oleh Satria Wijaya selaku GM Nongsa Digital Park dan Team Creative Infinite Studios Batam, yang menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut.

 

Ide pembuatan film animasi ini berangkat dari arahan Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, yang menginginkan tokoh Raja Ali Haji dihadirkan dalam bentuk animasi edukatif bagi anak-anak. Film ini nantinya akan menjadi salah satu materi utama yang ditampilkan pada pembukaan event Marine Culture pada pekan pertama November 2025.

 

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek produksi, mulai dari pilihan antara format 2D dan 3D, hingga skema kerja sama lintas tim. Setelah diskusi mendalam, disepakati bahwa film akan diproduksi dalam format animasi 2D berdurasi dua menit. Dinas Pariwisata Kepri akan menyiapkan naskah, dubbing, dan storyboard, sementara proses animasi akan digarap oleh tim Nongsa Digital Park.

Bella, perwakilan tim animasi dari Nongsa Digital Park, turut mempresentasikan tahapan proses produksi animasi secara komprehensif, baik untuk versi 2D maupun 3D. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan film berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi contoh konkret sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri kreatif lokal.

Dengan semangat melestarikan budaya melalui teknologi, animasi “Gurindam Dua Belas” diharapkan menjadi pintu masuk generasi muda untuk mengenal lebih dalam sosok Raja Ali Haji dan nilai-nilai luhur yang diwariskannya. (BP)