Networking Dinner Famtrip 2026 Perkuat Promosi Wisata Kepri di Pasar Malaysia

20 Mei 2026, 02:54 WIB 5 kali dibaca
Kategori : Umum

TANJUNGPINANG - Program Familiarization Trip (FamTrip) “Wonderful Indonesia Journey” menjadi langkah strategis Kementerian Pariwisata dalam memperkenalkan destinasi unggulan Indonesia kepada pasar internasional. Di Kepri, program yang berlangsung pada 18–21 Mei 2026 ini difokuskan pada penguatan wisata lintas batas atau Cross-Border Tourism yang menghubungkan wisatawan dari Malaysia dan Singapura menuju Batam, Bintan, dan Tanjungpinang sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia bagian barat.

 

Selama empat hari kegiatan, para peserta yang terdiri dari travel agent Malaysia diajak menikmati langsung pengalaman wisata khas Kepri. Dimulai dari Kota Batam, peserta melakukan site inspection di sejumlah properti wisata seperti Batam View Resort, Turi Beach Resort, hingga Nongsa Point Marina sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanjungpinang melalui Pelabuhan Telaga Punggur. Setibanya di ibu kota Provinsi Kepri tersebut, peserta disambut dengan makan siang berhidang khas Melayu di Rumah Budaya Emas Bulan, dilanjutkan photo stop di Gedung Gonggong, kunjungan ke Gedung Dekranasda, hingga menikmati nuansa sejarah dan budaya Melayu di Pulau Penyengat.

 

Pesona budaya, sejarah, hingga kekayaan kuliner menjadi daya tarik tersendiri dalam perjalanan ini. Para peserta diperkenalkan dengan aneka hidangan khas Melayu Kepri, termasuk sajian seafood segar dan siput gonggong yang menjadi ikon kuliner daerah. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan kekayaan heritage Melayu yang masih terjaga dan menjadi identitas kuat pariwisata Kepri.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pariwisata Provinsi Kepri juga menggelar Networking Dinner Famtrip 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (19/5/2026). Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak awal acara yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, media, influencer, hingga mitra perjalanan wisata dari Malaysia.

 

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kepri, Kepala Biro Organisasi (Ortal) Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, perwakilan Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri, Ketua ASITA Tanjungpinang, pelaku industri perhotelan, serta 12 travel agent dari Johor dan Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan plakat dan cenderamata antara Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Kepri sebagai simbol kolaborasi pengembangan sektor pariwisata.

 

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Devi Andika, mengatakan bahwa kegiatan famtrip menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Kepri di pasar Malaysia yang selama ini menjadi salah satu penyumbang wisatawan mancanegara terbesar bagi daerah tersebut.

 

“Melalui kegiatan Wonderful Indonesia Journey ini, kami ingin memperlihatkan secara langsung bahwa Kepri memiliki destinasi wisata yang lengkap, mulai dari wisata bahari, budaya, sejarah, hingga kuliner. Kedekatan geografis dan budaya serumpun Melayu menjadi kekuatan besar dalam membangun konektivitas wisata antara Kepri dan Malaysia,” ujar Devi.

 

Menurutnya, networking dinner bukan sekadar jamuan makan malam, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi, memperkuat jejaring bisnis, dan membuka peluang kolaborasi promosi wisata yang lebih luas di masa mendatang.

 

Sementara itu, salah satu perwakilan travel agent dari Malaysia mengaku terkesan dengan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti famtrip di Kepri. Ia menilai Batam, Bintan, dan Tanjungpinang memiliki daya tarik yang sangat potensial untuk dipasarkan kepada wisatawan Malaysia.

 

“Kami melihat Kepri memiliki kombinasi wisata yang lengkap. Selain aksesnya dekat dari Malaysia, budaya Melayu di sini juga terasa sangat dekat dengan kami. Destinasi sejarah, kuliner, dan hospitality masyarakatnya memberikan pengalaman yang sangat berkesan,” ungkapnya.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Wonderful Indonesia Journey Famtrip 2026 yang dinilai menjadi momentum penting memperkuat promosi wisata daerah di tingkat internasional. Ia menegaskan bahwa Kepri memiliki keunggulan strategis karena berada di jalur wisata internasional yang dekat dengan Malaysia dan Singapura.

 

“Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya bersama memperkenalkan potensi wisata daerah kepada dunia internasional. Kami berharap para travel agent dan mitra pariwisata dari Malaysia dapat menjadi jembatan promosi yang efektif sehingga semakin banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Batam, Bintan, dan Tanjungpinang,” kata Misni.

 

Ia juga menambahkan bahwa Kepri tidak hanya menawarkan keindahan alam dan wisata bahari, tetapi juga kekayaan budaya Melayu, sejarah, kuliner, serta keramahan masyarakat yang menjadi kekuatan utama dalam membangun pengalaman wisata yang berkesan.

 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong penguatan promosi wisata lintas batas sebagai salah satu strategi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia dan Singapura.

 

“Kepri memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang wisata Indonesia. Kami optimistis melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan mitra travel agent internasional, kunjungan wisatawan ke Kepri akan terus meningkat. Famtrip ini menjadi langkah nyata memperkuat citra Kepri sebagai destinasi unggulan yang ramah, menarik, dan siap menyambut wisatawan dunia,” kata Hasan.

 

Selain memperkuat jejaring pariwisata internasional, kegiatan Wonderful Indonesia Journey Famtrip 2026 juga menjadi pembuka menuju berbagai agenda promosi wisata lanjutan, salah satunya ASITA Kepri Travel Fair 2026 yang berlangsung pada 21–24 Mei 2026 di Grand Mall Batam.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepri berharap kerja sama promosi dan pengembangan paket wisata bersama travel agent Malaysia dapat terus berkembang, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

 

Berbagai suguhan video promosi pariwisata, video Monumen Bahasa, hingga video Promasa yang diputar sepanjang acara semakin mempertegas optimisme bahwa Kepri tidak hanya menawarkan keindahan destinasi, tetapi juga kekayaan budaya dan sejarah Melayu yang menjadi daya tarik kuat di mata dunia.

 

* * * * * *
Kontributor Berita : Jumarun & Ina.
Kontributor Foto : Aprizal

 

Editor: Admin