Kepri Siapkan Enam Agenda Unggulan dalam Events Calendar Juli 2026

29 Juni 2026, 03:28 WIB 9 kali dibaca
Kategori : Umum

TANJUNGPINANG – Kepri akan menghadirkan sejumlah agenda unggulan sepanjang Juli 2026 melalui Kepri Events Calendar yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Beragam kegiatan tersebut meliputi event budaya, olahraga, religi, lingkungan, serta wisata kuliner yang menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan bahari.

 

Pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tarik destinasi, mendorong pergerakan wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di daerah.

 

Agenda diawali dengan Kenduri Seni Melayu 2026 yang digelar pada 2–5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Kota Batam. Kegiatan yang mengangkat tema "Menyemai Benih Budaya, Memetik Ranggi Peradaban" tersebut menghadirkan pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, kuliner Melayu, serta penampilan seniman dari Indonesia dan Malaysia.

 

Beberapa pengisi acara yang dijadwalkan tampil antara lain Roslan Madun dari Malaysia, Didik Nini Thowok dari Indonesia, serta Yayasan Pelatihan Tari Laksemana dari Pekanbaru. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pelestarian budaya Melayu sekaligus memperkuat jejaring kebudayaan serumpun.

 

Pada periode yang sama, Kabupaten Karimun menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepri yang berlangsung pada 2–8 Juli 2026. Ajang olahraga pelajar tersebut menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus momentum mempererat semangat kebersamaan antardaerah di Kepri.

 

Sementara itu, Kota Tanjungpinang akan menjadi lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri pada 4–9 Juli 2026 dengan tema "Dengan Qur'an Membangun Kepri". Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan identitas budaya Melayu yang tumbuh seiring dengan kehidupan masyarakat Kepri.

 

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan melalui kegiatan Ocean Clean Up yang akan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Nirwana Garden, Bintan. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat, komunitas, pelaku industri pariwisata, dan wisatawan dalam aksi bersih pantai serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

 

Selanjutnya, Festival Mandi Safar akan diselenggarakan pada 20 Juli 2026 di Desa Mantang Baru, Bintan. Tradisi masyarakat Melayu tersebut merupakan bagian dari warisan budaya yang terus dipertahankan dan diwariskan dari generasi ke generasi.

 

Festival ini akan diisi dengan prosesi adat Mandi Safar, arak-arakan budaya, pertunjukan kesenian tradisional, bazar kuliner, serta berbagai aktivitas masyarakat yang mencerminkan kekayaan budaya Melayu pesisir.

 

Rangkaian Kepri Events Calendar Juli 2026 akan ditutup dengan Kenduri dan Festival Durian Bentan 2026 yang berlangsung pada 26 Juli 2026 di Lapangan Bola Gunung Bintan.

 

Festival tersebut memadukan wisata kuliner, budaya, dan alam melalui kegiatan trekking, pertunjukan tari tradisional, silat Melayu, panggung hiburan, bazar produk lokal, pasar durian segar dan olahan, serta promosi potensi wisata Gunung Bintan.

 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengatakan penyelenggaraan berbagai event sepanjang Juli 2026 merupakan bagian dari strategi pengembangan pariwisata berbasis pengalaman atau experience tourism yang mengedepankan kekayaan budaya, tradisi, dan potensi lokal.

 

"Melalui Kepri Events Calendar, kami berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang beragam dan berkualitas bagi wisatawan. Event-event yang diselenggarakan tidak hanya menjadi ruang promosi destinasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, pelaku usaha, komunitas seni, dan sektor pendukung pariwisata lainnya," kata Hasan.

 

Menurut Hasan, keberlanjutan penyelenggaraan event menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memperkuat citra Kepri sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki kekayaan budaya Melayu, potensi bahari, serta kalender kegiatan yang berlangsung sepanjang tahun.

 

Melalui rangkaian agenda tersebut, Kepri diharapkan dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbasis budaya, religi, olahraga, lingkungan, dan kuliner yang dapat dinikmati oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. (BPras)

 

Editor: Admin