Kepri Event Linkage Tourism, Strategi Cerdas Dispar Kepri Sinergikan Event, Industri dan Destinasi

04 Mei 2026, 22:38 WIB 4 kali dibaca
Kategori : Umum

TANJUNGPINANG – Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah. Salah satu terobosan yang kini dioptimalkan adalah penerapan konsep Event Linkage Tourism, sebuah pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai kegiatan pariwisata dengan sektor ekonomi lainnya secara berkesinambungan lintas destinasi.

 

Melalui strategi ini, setiap event tidak lagi berdiri sendiri, melainkan dirancang saling terhubung dengan potensi wisata, budaya, kuliner, hingga industri kreatif di berbagai wilayah Kepri. Tujuannya jelas: menciptakan pengalaman wisata yang lebih panjang, berkesan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan belanja wisatawan.

 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menjelaskan bahwa pendekatan ini menjadi kunci dalam mengoptimalkan dampak event terhadap sektor pariwisata secara menyeluruh.

 

“Event Linkage Tourism menjadi kunci agar setiap kegiatan yang kita gelar tidak berdiri sendiri. Kita menyambungkan acara tersebut dengan objek wisata, kuliner, kerajinan tangan, hingga akomodasi yang tersebar di berbagai wilayah Kepri. Ini adalah bentuk sinergi nyata bersama para pelaku industri,” ujarnya, Senin (04/05/2026).

 

Pada Mei 2026, implementasi strategi ini mulai terlihat melalui berbagai event berskala regional hingga internasional. Di antaranya Batam–Bintan Golf Tournament yang menghadirkan sekitar 170 pegolf dari berbagai negara, memberikan pengalaman wisata olahraga kelas dunia di dua destinasi unggulan Kepri.

 

Tak hanya itu, kegiatan Unity Ride juga turut meramaikan dengan ratusan pesepeda yang menjelajahi rute wisata hingga finis di Gedung Daerah Tanjungpinang. Momentum ini semakin diperkuat dengan kehadiran Famtrip Travel Agent Malaysia yang mengeksplorasi destinasi unggulan di Batam, Bintan, hingga Tanjungpinang sebagai bagian dari promosi pasar internasional.

 

Selain itu, Dispar Kepri juga berkolaborasi dengan ASITA Kepri melalui ASITA Travel Fair di Grand Mall Batam yang diikuti lebih dari 20 booth pelaku industri pariwisata. Kegiatan ini menjadi etalase promosi terpadu untuk paket wisata, akomodasi, hingga atraksi unggulan daerah.

 

Dalam implementasinya, Dispar Kepri menggandeng berbagai pihak, mulai dari hotel, restoran, biro perjalanan wisata, hingga komunitas lokal untuk menciptakan paket wisata terintegrasi berbasis event. Pendekatan ini diharapkan mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan (length of stay), meningkatkan pengeluaran wisatawan (spending), serta memperluas dampak ekonomi secara merata.

 

Lebih dari sekadar strategi promosi, langkah ini juga menjadi bagian dari visi besar Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata kelas dunia. Sebuah destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya Melayu, keramahan masyarakat, serta pengalaman event yang berkualitas dan berkelas.

 

Ke depan, Dispar Kepri berkomitmen untuk terus menjembatani kebutuhan pasar dengan potensi lokal. Setiap event diharapkan menjadi magnet kuat yang tidak hanya menarik kunjungan, tetapi juga memperkuat posisi Kepri sebagai gerbang pariwisata Indonesia di kawasan regional.

Editor: Admin