Tanjungpinang – Provinsi Kepulauan Riau kembali menunjukkan geliat positif sektor pariwisata melalui rangkaian Kalender Event Mei 2026 yang sarat warna, budaya, dan kolaborasi internasional. Sepanjang bulan ini, berbagai kegiatan digelar di Batam, Bintan, hingga Tanjungpinang, menghadirkan pengalaman wisata yang beragam bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pembuka bulan Mei diawali dengan suasana penuh harapan melalui Wishing Lantern Night yang digelar pada 2 Mei 2026 di kawasan wisata Nirwana Garden, Bintan. Ribuan lampion yang diterbangkan ke langit malam menjadi simbol doa dan harapan, sekaligus menciptakan daya tarik visual yang memikat wisatawan.

Selanjutnya, pada 5 hingga 7 Mei 2026, ajang Batam–Bintan Golf Tournament menghadirkan nuansa sport tourism kelas internasional. Turnamen ini berlangsung di Lapangan Golf Sukajadi Batam dan Ria Bintan, mempertemukan para pegolf dari berbagai negara dan menjadi magnet bagi wisatawan premium.

Komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan ditunjukkan melalui Gerakan Wisata Bersih (GWB) dan Gerakan Indonesia ASRI pada 7 Mei 2026 di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan destinasi wisata di Pulau Mas Kawin tersebut, sekaligus menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih dan lestari.

Semangat kebersamaan lintas daerah juga tercermin dalam kegiatan Unity Road Batam–Bintan–Tanjungpinang pada 9 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan bersepeda ini menjadi simbol konektivitas dan solidaritas antarwilayah, sekaligus mempromosikan jalur wisata darat dan laut di Kepulauan Riau.

Upaya promosi internasional semakin diperkuat melalui kegiatan Famtrip Travel Agent Malaysia pada 18 hingga 21 Mei 2026. Para agen perjalanan dari Malaysia diajak menjelajahi Batam, Bintan, dan Tanjungpinang untuk melihat langsung potensi wisata Kepri, yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Pada 20 Mei 2026, kreativitas generasi muda ditampilkan melalui Tourism Destination Video Dance Competition di Bintan. Ajang ini menggabungkan seni tari dan visual digital sebagai media promosi destinasi yang inovatif dan kekinian.

Sementara itu, geliat industri pariwisata juga diperkuat melalui ASITA Kepri Travel Fair 2026 yang berlangsung pada 21 hingga 24 Mei 2026 di Grand Mall Batam. Kegiatan ini menjadi wadah promosi paket wisata, mempertemukan pelaku industri dengan calon wisatawan secara langsung.

Rangkaian event ditutup dengan nuansa budaya lokal melalui Kenduri Rumah Tua Berakit pada 27 Mei 2026 di Bintan. Tradisi ini menjadi simbol kearifan lokal masyarakat pesisir yang sarat nilai sejarah dan kebersamaan.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan optimisme terhadap kebangkitan sektor pariwisata daerah. “Kalender event ini bukan sekadar agenda, tetapi wujud nyata kebangkitan pariwisata Kepri. Kita ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, mempertegas bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara kolaboratif dengan berbagai pihak. “Kami memastikan setiap event memiliki nilai jual yang kuat, baik dari sisi atraksi, aksesibilitas, maupun amenitas. Sinergi dengan pelaku industri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan kalender event ini,” jelas Hasan.
Dengan rangkaian event yang beragam dan terintegrasi, Kepulauan Riau semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. Optimisme pun tumbuh bahwa sektor pariwisata akan terus menjadi penggerak ekonomi daerah dan kebanggaan masyarakat. (BPras)