Dorong Linkage Tourism, Unity Ride Batam-Bintan-Tanjungpinang Sukses di Gelar

10 Mei 2026, 14:16 WIB 2 kali dibaca
Kategori : Umum

Event sport tourism bertajuk Unity Ride’26 sukses digelar di Kepri pada 8–10 Mei 2026 dengan menghadirkan semangat kolaborasi lintas daerah melalui konsep linked tourism Batam-Bintan-Tanjungpinang. Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Unity Ride bersama pelaku industri pariwisata dan didukung Pemerintah Provinsi Kepri ini menjadi momentum penting dalam memperkuat promosi destinasi wisata Kepri kepada pasar domestik maupun internasional.

 

Sebanyak 178 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Mereka berasal dari Singapura, Jepang, Inggris, Jakarta, Pekanbaru, hingga Batam. Selama tiga hari, para peserta menikmati pengalaman touring ride melintasi berbagai destinasi unggulan Kepri, mulai dari panorama ikonik Jembatan Barelang di Batam, kawasan wisata premium Lagoi di Bintan, keindahan pesisir Pantai Trikora, hingga kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak dan tepi laut Tanjungpinang.

 

Rangkaian kegiatan diawali di Batam melalui registrasi peserta yang dikemas dengan aktivitas MICE dan city ride menuju kawasan Jembatan Barelang. Destinasi ini dipilih untuk memperkenalkan pesona coastal tourism Batam yang selama ini menjadi salah satu magnet utama wisatawan mancanegara di Kepri.

 

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bintan melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban. Di Pulau Bintan, peserta mengikuti gala dinner dan menikmati sport tourism di kawasan Lagoi yang dikenal sebagai destinasi pariwisata internasional. Para peserta juga bermalam di kawasan wisata Lagoi sebagai bagian dari promosi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bintan kepada pasar regional dan internasional.

 

Memasuki hari ketiga, peserta melanjutkan perjalanan menuju Tanjungpinang dengan melintasi jalur pesisir Pantai Trikora yang menawarkan panorama laut khas Kepri. Rombongan kemudian melewati kawasan Dompak dan tepi laut Tanjungpinang sebelum menikmati makan siang di Restoran Sei Enam yang berada di kawasan Teluk Keriting. Perjalanan ditutup dengan seremoni finish di Gedung Daerah Provinsi Kepri yang berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya Melayu.

 

Setibanya di titik finish, para peserta disambut hangat dengan tarian daerah dan pengalungan medali finisher. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, turut menyerahkan medali serta cenderamata kepada Ketua Komunitas Unity Ride sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan event tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kepri, Darson, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Arief Sumarsono, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Nazri.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa Unity Ride menjadi bukti nyata kesiapan Kepri dalam menjual paket linked tourism kepada pasar internasional. Menurutnya, wisatawan mancanegara tidak cukup hanya berkunjung ke Batam, tetapi juga harus didorong untuk memperpanjang perjalanan ke Bintan dan Tanjungpinang agar lama tinggal dan pengeluaran wisatawan di Kepri terus meningkat.

 

“Unity Ride ini bukti nyata linked tourism Kepri sudah siap jual. Wisman tidak cukup hanya ke Batam. Kita dorong mereka extend ke Bintan dan Tanjungpinang. Dengan paket 3D2N ini, length of stay dan spending wisman pasti naik,” ujar Hasan.

 

Sementara itu, Sekda Provinsi Kepri, Misni, mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Batam, Bintan, dan Tanjungpinang dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Ia menegaskan bahwa ketiga daerah tersebut tidak saling bersaing, melainkan saling melengkapi dalam membangun kekuatan pariwisata Kepri secara bersama-sama.

 

“Ini sinergi luar biasa. Batam-Bintan-Tanjungpinang tidak berkompetisi, tetapi saling melengkapi. Event seperti ini harus terus diperbanyak agar ekonomi pariwisata bergerak di semua daerah,” ungkap Misni.

 

Unity Ride’26 kini menjadi salah satu pilot project pengembangan sport tourism dan community-based tourism di Kepri. Melalui event ini, Kepri tidak hanya menampilkan keindahan alam dan budaya Melayu, tetapi juga menunjukkan kesiapan daerah dalam menghadirkan paket wisata terintegrasi yang mampu memberikan pengalaman lengkap bagi wisatawan.

 

Ke depan, Dinas Pariwisata Kepri menargetkan kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak komunitas internasional guna mendukung target kunjungan 2,7 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2026. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui Unity Ride diyakini menjadi langkah besar dalam memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi sport tourism dan wisata unggulan di kawasan Asia Tenggara.

 

Kontributor Foto : Aprizal

 

Editor: Admin