Cetak
Budy Prasetya
Kategori: BERITA
Dilihat: 474

BINTAN – Fajar menyingsing di ufuk timur perairan Berakit, Bintan, pada pukul 06.30 pagi, menandai dimulainya sebuah perhelatan akbar yang memadukan semangat kemaritiman, kegembiraan, dan kepedulian lingkungan. Ratusan pemancing dari berbagai penjuru, yang tergabung dalam Wonderful Kepri Kogabwilhan I Fun Fishing 2025, dilepas secara resmi oleh Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kas Kogabwilhan I), Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr. Opsla.

Suasana di Pos AL Berakit Bintan pagi itu dipenuhi gelora. Para peserta, dengan atribut lengkap dan wajah berseri, sudah berada di atas kapal pompong masing-masing. Mereka tak sabar untuk segera meluncur sejauh 5 mil ke spot memancing terbaik. Dentuman terompet dan naiknya bendera start disambut sorakan "Hore!" yang membahana, mengiringi pelepasan yang juga disaksikan oleh Kabinda Kepri, Kas Koarmada I, pejabat tinggi utama Kogabwilhan I, dan Kepala Dinas Pariwisata Kepri.

Laksda TNI Haris Bima Bayuseto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme dan ketertiban seluruh peserta. Menurut beliau, event ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sebuah manifestasi daya tarik luar biasa yang dimiliki Bintan, khususnya spot mancing legendaris di Berakit.

"Ini adalah event luar biasa, di mana semua aspek dikolaborasikan menjadi satu," ujar Laksda Haris. "Kami sangat mendukung sinergi antara Pemprov Kepri dengan kegiatan pelestarian seperti penanaman mangrove dan gerakan wisata bersih pantai. Ini membuktikan bahwa kita bisa menggelar event besar sambil menjaga lingkungan yang berkelanjutan."

Aspek keamanan dan kenyamanan peserta juga menjadi prioritas. Dari kejauhan, KRI Balado 643, Kapal Basarnas, dan Kapal Polairud tampak standby di laut, memberikan rasa aman bagi seluruh pemancing yang berburu strike di lautan.

Dampak Ekonomi Meluas dan Optimisme Pimpinan Daerah
Kegiatan fun fishing ini telah membuktikan diri sebagai katalisator ekonomi daerah. Harapannya, event serupa di masa depan dapat dikemas lebih besar lagi dengan menambah peserta dan kegiatan pendukung lainnya.

"Dampaknya sangat positif bagi UMKM yang berjualan, pelaku industri pariwisata, hotel, dan penginapan yang ramai. Bahkan, pelestarian budaya daerah turut tersaji. Semua stakeholder terlibat, dan ini luar biasa," tegas Laksda Haris.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyoroti betapa pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

"Kolaborasi antara Kogabwilhan I dan Pemprov Kepri ini adalah sebuah 'kartu AS' yang memajukan pariwisata bahari kita. Melalui event seperti ini, kita tidak hanya mempromosikan keindahan laut, tetapi juga menunjukkan keseriusan kita dalam menjaga kedaulatan maritim sekaligus menggerakkan ekonomi. Inilah program pemerintah yang tepat sasaran untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah," kata Gubernur Ansar.

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, meyakini bahwa Kepri Fun Fishing akan menjadi agenda wajib pariwisata bahari.

"Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi. Event ini adalah mesin promosi yang kuat. Kami berkomitmen untuk menjadikan Wonderful Kepri Fun Fishing sebagai event tahunan dengan kemasan yang lebih global, sehingga dapat menarik wisatawan mancanegara. Kepri adalah surga bagi pemancing, dan ini momentum kita menunjukkan pada dunia!" tutup Hasan penuh optimisme, seraya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menyukseskan acara. (BPras)

 


*** Berita ini telah diolah kembali dari sumber Panitia Wonderful Kepri Kogabwilhan I Fun Fishing 2025.