BATAM – Semangat kebudayaan dan optimisme pariwisata Kepulauan Riau kembali menguat lewat sebuah event kolaboratif yang sarat makna. Hotel Santika Batam akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar "Pekan Rasa Melayu" yang siap memanjakan lidah dan semangat masyarakat pada tanggal 24 hingga 25 Oktober 2025. Acara ini dirancang sebagai etalase keramahtamahan Melayu sekaligus penggerak ekonomi lokal dan kesadaran kesehatan.
Lebih dari sekadar festival kuliner, Pekan Rasa Melayu menghadirkan rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Wisatawan dan warga lokal akan diajak memulai hari dengan kegiatan penuh energi seperti Funwalk yang menyehatkan. Setelahnya, sensasi cita rasa otentik Melayu dari Food Bazaar dan aksi para juru masak lokal dalam Live Cooking akan menggoda selera. Pengunjung juga dapat menguji keberanian mereka dalam Eating Challenge yang seru.
Aspek humanis dalam acara ini ditonjolkan melalui inisiatif kesehatan dan keluarga. Tersedia layanan Medical Checkup gratis atau terjangkau sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Sementara untuk generasi penerus, diadakan Kids Coloring Competition dan berbagai Games (KIM) yang merangsang kreativitas dan kebersamaan keluarga. Semua kemeriahan ini akan ditutup dengan pembagian hadiah menarik lewat Lucky Draw.
Manajemen Hotel Santika Batam mengungkapkan antusiasme hotel dalam menjadi bagian dari event yang mengangkat budaya lokal ini: “Hotel Santika, dengan filosofi keramahan Indonesia dari hati, merasa bangga dapat menjadi platform utama untuk Pekan Rasa Melayu. Kami ingin tamu kami tidak hanya merasakan kenyamanan menginap, tetapi juga kekayaan budaya dan kuliner Kepri.”
“Fokus kami bukan hanya hiburan, tetapi juga dampak. Melalui Food Bazaar, kami memberi panggung bagi UMKM kuliner lokal untuk bangkit, dan melalui Medical Checkup serta Funwalk, kami mengajak seluruh masyarakat Batam dan Kepri untuk hidup sehat dan produktif. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk berintegrasi dan berkontribusi langsung pada komunitas,” tambahnya, menekankan bahwa Pekan Rasa Melayu adalah persembahan dari hati untuk Kepri.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menyambut baik inisiatif ini. Hasan menekankan bahwa kolaborasi antara industri perhotelan dan unsur budaya adalah kunci untuk memperkuat citra pariwisata Kepri.
“Kami bangga melihat Hotel Santika Batam berinisiatif menggelar Pekan Rasa Melayu yang begitu komprehensif. Ini bukan hanya tentang makanan lezat, tapi tentang bagaimana kita merayakan identitas kita, membuka ruang bagi UMKM lokal melalui Food Bazaar, dan bahkan menyentuh isu kesehatan masyarakat melalui Medical Checkup,” ujar Hasan.
Hasan menambahkan, “Kegiatan seperti ini adalah napas baru bagi pariwisata Batam dan Kepri. Ia menghidupkan ekonomi kreatif, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, dan yang paling penting, menumbuhkan rasa bangga kita terhadap budaya Melayu yang kaya. Kami optimis, event-event berbasis kearifan lokal seperti ini akan terus menjadikan Kepri sebagai destinasi yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kesan bagi setiap pengunjung.”
Pekan Rasa Melayu di Hotel Santika Batam pada 24-25 Oktober 2025 menjadi penanda bahwa semangat pariwisata Kepri tidak pernah padam. Masyarakat diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari perayaan budaya, kuliner, kesehatan, dan kebersamaan ini. (BPras)



