Cetak
Budy Prasetya
Kategori: BERITA
Dilihat: 429

SURABAYA – Semangat optimistis pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) menggebrak panggung nasional! Pemerintah Provinsi Kepri, melalui Dinas Pariwisata, sukses besar mempromosikan pesona bahari dan budaya Melayu di perhelatan akbar Jatim Expo 2025 di Grand City Exhibition Hall Surabaya, dari tanggal 1 hingga 5 Oktober 2025. Ajang ini bukan sekadar promosi, melainkan upaya strategis untuk menjemput target ambisius: menembus 2 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di akhir tahun 2025.

Kehadiran booth Pemprov Kepri yang kental dengan nuansa Melayu, menampilkan rumah adat Penyengat dan Tanjak sebagai simbol kebesaran budaya, langsung mencuri perhatian sejak hari pertama, yang dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Antusiasme pengunjung Jatim Expo sangat tinggi, menunjukkan Kepri sudah menjadi magnet pariwisata yang kuat di mata masyarakat Jawa Timur.

Gandeng 23 Travel Agency Surabaya: Pintu Gerbang Wisatawan Jawa Timur Terbuka Lebar

Puncak optimisme ini terjadi dalam momen penting Business-to-Business (B2B) Sales Mission. Dinas Pariwisata dan ASITA Kepri berhasil menggandeng 23 Travel Agency terkemuka di Surabaya. Kesepakatan kerja sama paket perjalanan wisata ini menandai komitmen serius untuk membanjiri Kepri dengan wisatawan dari Jawa Timur. Kolaborasi ini diperkuat dengan penandatanganan MoU B2B antara ASITA Kepri dan ASITA Jawa Timur, yang menjamin alur promosi wisata Kepri semakin masif di seluruh Jawa Timur.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, S.E., yang menunjukkan dukungan penuh legislatif terhadap penguatan sektor pariwisata.

 

Sinergi Industri Pariwisata Kepri: Kekuatan Bersama Membangun Citra Destinasi

Kepri hadir di Surabaya tidak sendiri. Dinas Pariwisata Kepri membawa seluruh kekuatan industri pariwisata, mulai dari PHRI Kepri, Asita Kepri, HIPTI Kepri, hingga ikon-ikon resort ternama seperti BRC Lagoi, Nongsa Resort Batam, Agro Resort Bintan, dan Asosiasi Lapang Golf Batam-Bintan.

Mereka tak hanya menjual paket, tetapi juga menampilkan kekayaan destinasi unggulan Kepri: kemegahan sejarah Pulau Penyengat, keunikan arsitektur Masjid Chengho Batam, iconic Landmark Welcome to Batam, laguna bak kristal Crystal Lagoon Treserbay Bintan, surga tersembunyi Pulau Nirup dan Pulau Bawah Anambas, hingga keindahan alam Geopark Natuna dan Air Terjun Jelutung serta Gunung Daik. Promosi ini diperkaya dengan pemutaran video sport tourism dan warisan budaya Melayu.

Tidak ketinggalan, produk-produk unggulan ekonomi kreatif Kepri yang telah dikurasi oleh Bank Indonesia (BI) dan bersertifikasi HKI, seperti Tudong Mantu Lingga, produk kriya, fesyen, dan kuliner, turut dipamerkan, memperkuat citra Kepri sebagai destinasi yang lengkap.

Dengan rasa penuh optimisme, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan: “Pariwisata adalah jantung ekonomi Kepri. Keberhasilan kita di Jatim Expo ini membuktikan bahwa Kepri memiliki daya tarik yang luar biasa dan siap menyambut wisatawan dari seluruh penjuru Nusantara. Dengan infrastruktur yang kita siapkan dan dukungan penuh dari TNI-Polri dalam menjamin keamanan dan kenyamanan, kami tegaskan: Kepri Aman, Nyaman, dan Menggembirakan untuk berlibur. Strategi promosi gencar seperti ini wajib kita lakukan untuk memastikan target ambisius 2 juta wisman di akhir tahun 2025 tercapai, demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menambahkan: "Melalui Program Pemasaran Pariwisata dengan Penguatan Promosi Pariwisata Kepri di Jatim Expo 2025 Surabaya, kami optimistis. Data per Agustus 2025 menunjukkan kunjungan wisman ke Kepri sudah tembus 1,27 juta dan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 2,84 juta orang. Ini adalah modal besar. Kami berhasil menggandeng 23 Travel Agency Surabaya untuk kerjasama B2B, yang merupakan langkah konkret untuk memperluas pasar wisatawan nusantara. Kita berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kepri, pelaku industri, Pemkab/Pemko, dan stakeholder pariwisata, karena sektor ini memiliki peran vital dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah." (BPras)

 


*** Berita ini telah diolah kembali dari sumber Tim Promosi Dinas Pariwisata Provinsi Kepri di Surabaya.