Cetak
Budy Prasetya
Kategori: BERITA
Dilihat: 430

Tanjungpinang — Sektor pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) terus menunjukkan geliat positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Juli 2025, Kepri menerima 158.043 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 401.830 perjalanan wisatawan nusantara (wisnus).

 

Meskipun angka wisman turun 26,74 persen dibanding Juni 2025, catatan menggembirakan hadir dari sisi tahunan: kunjungan meningkat 25,02 persen dibanding Juli 2024. Sementara itu, perjalanan wisnus Januari–Juli 2025 melonjak signifikan sebesar 26,99 persen, dari 1,96 juta menjadi 2,5 juta perjalanan.

 

Batam menjadi pintu masuk utama wisman dengan 123.526 kunjungan (78,16 persen dari total), disusul Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang. Wisatawan asal Singapura mendominasi dengan 71.087 kunjungan, diikuti Malaysia (35.882), Tiongkok (7.625), dan India (4.446).

 

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Juli 2025 tercatat 49,50 persen, dengan rata-rata lama menginap wisatawan mencapai 1,88 malam. Angka ini mengindikasikan bahwa Kepri semakin memikat sebagai destinasi singgah dan berlibur.

 

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan optimismenya, “Kepulauan Riau punya daya tarik budaya, sejarah, dan alam yang unik. Peningkatan kunjungan wisatawan adalah bukti bahwa Kepri semakin dipercaya sebagai destinasi unggulan. Pemerintah terus berkomitmen memperkuat infrastruktur dan promosi pariwisata, sehingga Kepri benar-benar menjadi etalase pariwisata Indonesia di kawasan regional maupun internasional.”

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan pelaku industri dan komunitas, “Kenaikan kunjungan wisnus menjadi kabar baik. Ini menandakan Kepri tidak hanya diminati wisatawan mancanegara, tetapi juga semakin dicintai oleh wisatawan domestik. Ke depan, kami akan memperkuat event budaya, festival, hingga sport tourism untuk menjaga momentum positif ini.”

 

Dengan tren pertumbuhan ini, Kepri kian optimistis melangkah sebagai ikon pariwisata bahari dan budaya Melayu di Indonesia, sekaligus pintu gerbang wisata regional Asia Tenggara. (BP)

 

Download Data Kunjungan Wisatawan di Kepri Januari - Juli 2025 (PDF)  : 

https://drive.google.com/file/d/1QZPpVnVdetzgIcGbqSKr9SXdb5UnAcjH/view?usp=sharing