Cetak
Budy Prasetya
Kategori: BERITA
Dilihat: 521

Tanjung Pinang – Rencana pelaksanaan Kemilau Nusantara Kepri 2025 yang semula dijadwalkan pada Minggu, 7 September 2025, di Pelataran Jalan Merdeka, Kota Tanjung Pinang, resmi diundur dan akan dijadwalkan kembali pada waktu yang lebih tepat.

 

Keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan, menyusul situasi yang tengah berlangsung di Ibu Kota Negara serta beberapa daerah lain di Indonesia, yang mengundang keprihatinan bersama. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pariwisata menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi menghormati suasana kebangsaan sekaligus menjaga kekhidmatan dalam perayaan budaya besar tersebut.

 

Penundaan ini menjadi bagian dari sikap empati Kepulauan Riau terhadap dinamika nasional. Pemerintah Daerah ingin memastikan bahwa saat Kemilau Nusantara Kepri 2025 akhirnya digelar, masyarakat bisa merayakannya dengan penuh sukacita tanpa bayang-bayang keprihatinan.

 

Meski diundur, esensi acara sebagai “panggung persatuan dan gema kebhinekaan” tetap terjaga. Ribuan masyarakat, seniman, pelaku budaya, hingga UMKM telah menaruh harapan besar pada acara ini. Karena itu, Kemilau Nusantara Kepri 2025 akan tetap hadir dengan suguhan parade seni budaya Nusantara, kolaborasi lintas etnik, dan pertunjukan spektakuler yang membanggakan Kepri di mata nasional maupun dunia.

 

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, menegaskan bahwa penundaan ini bukan akhir, melainkan momentum untuk menghadirkan perayaan yang lebih bermakna. “Kemilau Nusantara Kepri adalah wajah sejati bangsa kita: beragam, indah, dan bersatu. Meski jadwalnya diundur, semangatnya tidak akan pernah padam. Justru dari Kepri, kita kirim pesan optimisme ke seluruh Indonesia bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. “Kami berkomitmen menghadirkan Kemilau Nusantara Kepri dengan kualitas terbaik. Penundaan ini adalah bentuk tanggung jawab agar acara bisa dinikmati dengan suasana penuh sukacita. Ini bukan hanya sebuah tontonan, melainkan etalase budaya, persaudaraan, dan daya tarik wisata Kepri yang akan membanggakan kita semua,” jelas Hasan.

 

Dengan tata panggung megah yang akan dipersiapkan di ruang terbuka Jalan Merdeka, Kemilau Nusantara Kepri 2025 akan tetap menjadi pesta rakyat yang penuh warna, membangun kebanggaan bersama, dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan budaya Kepulauan Riau.

 

Masyarakat diharapkan bersabar menunggu pengumuman resmi jadwal baru. Yang pasti, ketika waktunya tiba, Kemilau Nusantara Kepri 2025 akan menyala lebih terang, membawa optimisme baru bagi Kepri dan Indonesia. (BP)