Cetak
Budy Prasetya
Kategori: BERITA
Dilihat: 655

Tanjung Pinang – Malam Ramah Tamah & Hiburan Rakyat yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia berlangsung spektakuler pada Minggu malam, 17 Agustus 2025. Bertempat di halaman Gedung Daerah, Kota Tanjung Pinang, acara yang dimulai pukul 19.30 WIB itu menghadirkan suguhan seni, budaya, dan hiburan berkelas yang menyatukan ribuan warga dalam semangat merah putih.

Suasana malam penuh kegembiraan semakin semarak dengan kehadiran artis Ibukota Three Generation: Ronny Waluya, Tri Utamie, dan Ressa Herlambang. Penampilan mereka sukses memikat penonton. Ronny Waluya dengan suara khasnya, Tri Utamie yang menyanyikan lagu penuh penghayatan, serta Ressa Herlambang dengan energi panggung yang tinggi membuat seluruh mata terpaku pada panggung utama. Kehadiran artis nasional ini menjadi bukti bahwa Kepri mampu menghadirkan hiburan berkelas untuk masyarakatnya.

Tak kalah memikat, alunan musik dari Samudera Ensemble mengisi malam dengan harmoni etnik dan modern. Perpaduan instrumen tradisional Melayu dengan sentuhan kontemporer membuat para hadirin terhanyut dalam suasana magis yang khas Nusantara.

Kemegahan juga ditampilkan melalui Kepri Carnival Celebration. Puluhan peserta parade busana warna-warni berjalan anggun dengan kostum unik yang menggambarkan kekayaan budaya dan pesona alam Kepulauan Riau. Sorak-sorai penonton menggema setiap kali karnaval menampilkan kreasi baru yang memanjakan mata.

Momen kebanggaan tersaji ketika Paskibraka Kepri naik panggung dengan performance khusus. Mereka yang sebelumnya bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara pagi hari, tampil gagah dengan gerakan tegas dan penuh wibawa. Semangat nasionalisme yang terpancar dari para Paskibraka disambut tepuk tangan meriah masyarakat.

Nuansa tradisi semakin kuat dengan hadirnya Makyong Celebration. Seni tradisi Melayu yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia itu membawa penonton ke dalam kisah klasik nan penuh makna. Penampilan Makyong malam itu menegaskan bahwa Kepri adalah rumah bagi kebudayaan yang kaya dan bernilai tinggi.

Sementara itu, anak-anak muda Kepri tampil energik melalui Tari Kreasi Kepri Tourism Destination. Gerakan dinamis mereka terinspirasi dari destinasi wisata unggulan Kepri. Dengan kostum atraktif dan koreografi modern, penampilan ini seakan menjadi promosi pariwisata hidup yang membangkitkan kebanggaan penonton akan potensi daerahnya.

Kolaborasi unik hadir lewat Kogabwilhan I Band Performance. Menggabungkan semangat militer dengan dunia seni, band ini menyuguhkan lagu perjuangan hingga lagu populer yang berhasil membangkitkan rasa nasionalisme sekaligus menghibur masyarakat.

Puncak malam ditandai dengan pengumuman finalis dan pemenang Tourism Destination Dance Video Competition 2025. Ajang nasional yang berfokus pada promosi destinasi wisata melalui tari ini menjadi simbol kreativitas anak bangsa. Kepri berbangga menjadi tuan rumah yang melahirkan para juara, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai tonggak promosi pariwisata di era digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya acara yang begitu meriah.

“Malam Ramah Tamah ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah wujud syukur kita atas kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan para pahlawan, sekaligus ruang persaudaraan yang menyatukan masyarakat Kepri. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk membangun daerah kita,” ungkap Ansar Ahmad.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menegaskan bahwa acara ini juga menjadi media promosi pariwisata yang efektif.

“Setiap penampilan malam ini adalah cerminan kekayaan seni dan budaya Kepri. Kami ingin menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa Kepri bukan hanya indah secara alam, tetapi juga kaya budaya. Inilah yang akan terus kami dorong untuk menjadikan Kepri destinasi unggulan,” ujarnya.

Malam yang penuh warna dan kebanggaan itu menjadi penutup manis rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Kepri. Dengan kolaborasi antara seni tradisi, modern, hingga keterlibatan generasi muda, perayaan ini meninggalkan pesan kuat: Kepri adalah rumah persatuan, budaya, dan optimisme menyongsong masa depan. (BP)

 

Foto : Kamarul Ikram