Batam – Selama dua hari penuh, 30–31 Agustus 2025, Mega Mall Batam akan berubah menjadi galeri seni fotografi terbesar di Kepulauan Riau. Kepri Photo Fest 2025 hadir sebagai ajang apresiasi karya para fotografer Batam, Bintan, dan Tanjungpinang yang telah mengabadikan keindahan destinasi wisata unggulan di daerahnya.
Sebanyak 50 foto pilihan akan dipamerkan, mulai dari panorama laut biru yang memesona, budaya Melayu yang kental, hingga potret kehidupan masyarakat pesisir yang penuh cerita. Acara berlangsung dari siang hingga malam, memungkinkan pengunjung meresapi setiap karya di bawah cahaya yang berbeda, terang siang dan gemerlap malam.
Lokasi pameran di Mega Mall Batam bukan tanpa alasan. Batam menjadi pintu gerbang utama wisatawan mancanegara di Kepulauan Riau, menyumbang hampir 80% angka kunjungan wisatawan luar negeri. Letaknya yang bersebelahan langsung dengan Terminal Ferry Internasional Batam Center membuat Kepri Photo Fest 2025 strategis untuk memikat perhatian wisatawan yang baru tiba.
Dinas Pariwisata Kepulauan Riau juga menggandeng ASITA Kepri dan PHRI Kepri, masing-masing mendapat 5 booth khusus. ASITA akan menawarkan paket wisata unggulan, sementara PHRI memberikan promo spesial bagi pengunjung pameran. Tak hanya itu, suasana festival akan semakin hidup dengan penampilan Tari Kreasi Melayu, DJ Performance, dan hiburan lain, semua tanpa protokol formal atau sambutan pejabat.
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasinya, “Kepri Photo Fest 2025 bukan sekadar pameran foto. Ini adalah cermin keindahan dan kebanggaan kita. Setiap foto adalah undangan bagi dunia untuk datang dan merasakan pesona Kepulauan Riau. Saya berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjangkau semua kabupaten/kota di Kepri."
Dengan konsep yang santai, dekat dengan masyarakat, dan penuh warna, Kepri Photo Fest 2025 diharapkan menjadi ajang rutin tahunan yang memperkuat branding pariwisata Kepulauan Riau di mata nasional maupun internasional. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, menambahkan, “tahun ini fokus pada Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Ke depan, kami ingin fotografer dari 7 kabupaten/kota di Kepri ikut berpartisipasi. Kami ingin menunjukkan bahwa dari pulau terbesar hingga pulau terkecil, Kepri punya keindahan yang layak dibanggakan.” (BP)